Cinta Adalah Tidak Mempermasalahkan Masa Lalu Pasangan


Siapapun boleh bilang 'CINTA' sama orang yang dia cinta, namun tidak semua orang betul-betul mengerti apa arti cinta. Dan salah satu yang masih tidak dimengerti betul sama kebanyakan orang yang bilang cinta adalah dia bilang cinta tapi dia mempermasalahkan masa lalu pasangannya.

Lalu apa arti cinta itu, harusnya kalau cinta betul-betul cinta maka seburuk apapun masa lalu pasangannya maka tak akan dipermasalahkannya semua itu. Kalau dipermasalahkan maka bohong sekali cinta itu.

Banyak kan terjadi hal seperti ini dimana seorang pria memutuskan pacarnya atau menceraikan istrinya setelah pacar maupun istri mengakui semua keburukan masa lalunya! Padahal dahulu dia bilang sama pasangannya bahwa dia mencintai pasangannya dan menerima pasangannya apa adanya.

Lalu kenapa setelah pasangannya bercerita tentang masa lalunya yang buruk, dia jadi mempermasalahkan masa lalu pasangannya itu. Nah, untuk itulah jika kita benar-benar cinta kepada pasangan kita maka kita seharusnya tak akan mempermasalahkan jika seandainya dia memiliki  masa lalu. Kita harus sadari bahwa mencintai dia maka artinya kita menerima dia beserta masalalunya.

1. Setiap Orang Punya Masa Lalu
Masa Lalu Itu Masa Lalu via magic4walls.com
Lagipula setiap orang punya masa lalu termasuk dia. Ya memang sih kadar buruk masa lalu seseorang mungkin berbeda-beda namun kadar kan hanya masalah kadar, sebab kalau cinta, maka sebesar apapun kadar buruk dan kelamnya masa lalu dia maka pasti bisa ditolerir, (baca pelan-pelan) kalau memang benar-benar cinta. Jadi seburuk apapun masa lalu dia kalau kamu permasalahkan maka namanya kamu pendusta besar karena telah bilang cinta tapi kamu tak bisa mentolerir masa lalunya yang buruk.

2. Jangan Bandingkan Dia Yang Dulu Dengan Yang Sekarang
Cinta Itu Percaya Sepenuhnya via couch-kimchi.com
Membandingkan dia yang dulu beserta masa lalunya yang buruk lalu membandingkan dia di masa kini dan masa depan jelas adalah sebuah sikap yang salah. Kenapa salah? Karena dia yang dulu dan dia yang sekarang jelas adalah sosok yang berbeda. Kamu tidak bisa menduga-duga dia akan mengulangi masalalunya itu walau kamu beralibi "setiap orang yang punya masa lalu yang buruk memiliki kemungkinan untuk mengulangi masa lalunya itu" namun itu tak bisa dijadikan dalil untuk mempermasalahkan masalalu dia dan mencurigai dia. Kalau kamu memang sungguh cinta sama dia maka kamu tentu akan mempercayai dia dengan sepenuh hati dan tak mencurigainya yang macam-macam. Kalau kamu tidak percaya sama dia karena masalalunya lalu kamu meninggalkan dia maka kamu sudah melakukan kesalahan besar dan kesalahanmu justru lebih besar dari masalalu buruk pasanganmu itu.

3. Kalau Cinta, Masa Kamu Menghakimi Dia!
Cinta Masa Menghakimi Sih via couch-kimchi.com
Cinta kok menghakimi! Kalau menghakimi masa lalunya maka itu bukan cinta namanya. Cinta itu artinya menerima dia beserta masalalu buruknya. Jika menghakimi dia karena dia pernah punya cerita buruk dimasa lalunya maka kamu layak disebut sebagai orang yang bilang cinta tapi tidak mengerti arti cinta. Kalau cinta, kamu tidak akan menghakimi dia misalkan dimasa lalunya dia pernah seperti ini dan pernah seperti itu dengan menghakimi dia berarti begini berarti begitu yang intinya kamu mengatakan dia tak layak untukmu karena dia punya masalalu seperti itu. Kalau kamu memang cinta, tak ada tuh yang namanya menghakimi dan memberi cap-cap jelek terhadap dia. Kalau cinta, tak akan meninggalkan dia karena dia punya masa lalu kelam.

4. Keberaniannya Mengakui Masa Lalunya Yang Buruk Menandakan Dia Cinta Sama Kamu Walau Dia Tahu Resikonya Dia Akan Kehilangan Kamu
Cinta Itu Memaafkan via wallpapercave.com
Keputusannya mengakui masa lalunya yang kelam dan suram jelas bukan perkara gampang. Dengan mengakui semua masa lalu yang buruk maka artinya dia mengambil resiko ditinggalkan oleh kamu dan itu jelas sulit dilakukan jika dia tidak benar-benar cinta sama kamu dan tak mau kehilanganmu. Mengakui masa lalu dan mau minta maaf padamu adalah pengorbanan yang besar baginya untuk mencintaimu dan pengakuan dosanya padamu harusnya kamu maafkan dan tak seharusnya kamu permasalahkan. Bukankah kamu cinta dia sepenuh hati dan tak peduli lagi dengan segala masa lalunya.


5. "Seburuk Apapun Masa Lalu Kamu, Aku Tak Akan Permasalahkan Itu Karena Aku Cinta Kamu Yang Sekarang!"
Kalau Mempermasalahkan Masalalu Berarti?
Bukan cinta namanya kalau tak bisa menerima dia beserta masa lalunya. Cinta itu harusnya sudah tidak mau dengar dan tutup kuping dan tutup mata dengan permasalahan masa lalu. Cinta bukan tentang masa lalu tapi cinta tentang sekarang dan masa depan. Jadi kalau dia punya masa lalu yang hitam maka sebagai tanda kamu memang benar-benar cinta dia maka sudah selayaknya kamu mengatakan "Seburuk apapun masa lalu kamu, aku tidak akan mempermasalahkan itu karena aku cinta kamu yang sekarang!".

Jadi kalau benar-benar cinta, tidak ada lagi tuh yang namanya berantem, putus atau bercerai karena masalah masa lalu pasangan. Kalau memang cinta, masa lalu pasangan bukan jadi penghalang untuk terus mencintainya.
Powered by Blogger.